visitaaponce.com

Bombardir Markas UNRWA, Militer Israel Klaim Tewaskan Pejabat Hamas

Bombardir Markas UNRWA, Militer Israel Klaim Tewaskan Pejabat Hamas
Orang-orang berkumpul di sekitar gedung yang terkena pemboman Israel di Rafah di Jalur Gaza selatan pada 7 Mei 2024.(AFP)

MILITER Israel mengonfirmasi dalam laporan operasional hariannya bahwa brigade komandonya terus beroperasi di markas besar badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Gaza tengah. Militer Israel mengklaim bahwa pasukannya menemukan senjata, bahan peledak, dan drone di lokasi tersebut dalam beberapa hari terakhir dan pesawat tempurnya menyerang pejuang Hamas di daerah tersebut.

Israel telah menargetkan ratusan gedung PBB, rumah sakit, dan sekolah yang dituding digunakan oleh pejuang Palestina untuk tujuan militer. Namun mereka tidak memberikan bukti untuk mendukung klaim penyalahgunaan oleh Hamas. 

Pasukan Israel telah menghancurkan sebagian besar Rumah Sakit al-Shifa pada November lalu. Mereka menuduh bahwa rumah sakit tersebut merupakan pusat komando Hamas.

Baca juga : Sekjen PBB Peringatkan Bencana Kemanusiaan Besar jika Israel Invasi Rafah

Akan tetapi laporan media dan kelompok hak asasi manusia mengatakan klaim Israel tidak benar dan keliru.

Militer Israel menambahkan pihaknya bekerja sama dengan organisasi keamanan dalam negeri Shin Bet untuk melancarkan serangan udara di Gaza tengah. Diduga ini menewaskan seorang pejabat senior di aparat keamanan dalam negeri Hamas.

Mereka juga mengaku membunuh seorang pemimpin tim di unit intelijen militer kelompok Palestina. Hamas belum mengomentari pernyataan Israel tersebut.

Israel mengonfirmasi pasukan daratnya melanjutkan invasi mereka ke Rafah. Di tempat ini mereka diduga membunuh puluhan pejuang Palestina pada hari terakhir dengan bantuan serangan udara. (Aljazeera/Z-2)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Wisnu

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat