visitaaponce.com

Tangkal Judi Online, DKM Masjid Agung Cianjur Perbanyak Program Keagamaan

Tangkal Judi Online, DKM Masjid Agung Cianjur Perbanyak Program Keagamaan
Sekretaris Umum DKM Masjid Agung Cianjur, Ahmad Suhendar menyiapkan beragam program untuk menangkal judi online(MI/BENNY BASTIANDY)

DEWAN Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ikut berupaya menangkal kontaminasi praktik judi online di lingkup masyarakat, terutama kalangan remaja. Salah satunya memperbanyak program kegiatan keagamaan, terlebih di tengah masa liburan semester.

Sekretaris Umum DKM Masjid Agung Cianjur, Ahmad Suhendar, mengatakan
praktik judi online akhir-akhir menjadi sebuah fenomena sosial di kalangan masyarakat. Tak hanya masyarakat dewasa, kalangan generasi muda juga cukup rawan bisa kecanduan.

"Judi online harus kita perangi. Fenomena ini tentu jadi pekerjaan rumah bersama. Perang terhadap judi online sudah diawali dengan adanya imbauan dari pak bupati," katanya ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/7).

Baca juga : RSUD Pagelaran Buka Layanan Konsultasi bagi Pasien Kecanduan Judi Online

Praktik judi online, ujar dia, merupakan dampak konsekuensi terjadinya
disrupsi teknologi. Berbagai aplikasi judi online sudah tersedia yang bisa diunduh dari gawai.

"Karena itu, DKM Masjid Agung berupaya memperbanyak berbagai program
keagamaan yang bisa diikuti semua kalangan masyarakat. Setiap hari kita ada pengajian termasuk dengan kuliah tujuh menit. Kecuali hari
Jumat karena harus salat Jumat. Kalau pada Sabtu dan Minggu pengajiannya mencakup untuk remaja, bapak-bapak, dan ibu-ibu," terang Suhendar.

Berbagai program kegiatan yang dilaksanakan DKM Masjid Agung Cianjur tak lain merupakan upaya meningkatkan kualitas dan keimanan masyarakat.
Setidaknya dengan bekal atau modal akidah yang kuat, masyarakat bisa
menghindari berbagai perbuatan yang menjurus kemaksiatan.

Baca juga : Polres Cianjur Ungkap Beberapa Kasus Praktik Judi Online

Pesantren kilat

Bersamaan dengan masa libur semester, kata Suhendar, Himpunan Angkatan Muda Masjid Agung Cianjur melaksanakan kegiatan pesantren kilat dengan tema Generasi Milenial Agamis dan Smart (Gemas). Para pesertanya merupakan kalangan pelajar SD dan SMP di Kabupaten Cianjur.

"Pesertanya sekitar 800 orang. Kegiatannya dilaksanakan selama enam hari dimulai dari Senin (8/7)," ujarnya.

Kegiatan digelar didasari pertimbangan untuk membuka ruang bagi para
pelajar mengisi liburan sekolah dengan hal positif. Terutama pembelajaran pendidikan keagamaan.

"Selain untuk meningkatkan kualitas keimanan dan keagamaan, kegiatan sanlat liburan ini juga merupakan upaya mendorong peningkatan Indeks
Pembangunan Manusia Kabupaten Cianjur," pungkasnya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat