visitaaponce.com

Lewis Hamilton Bangga Pecahkan Banyak Rekor di GP Inggris

Lewis Hamilton Bangga Pecahkan Banyak Rekor di GP Inggris
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton(X @LewisHamilton)

PEMBALAP tim Mercedes Lewis Hamilton mengaku bangga bisa memecahkan sejumlah rekor bersejarah sepanjang kariernya di ajang balap Formula 1 di GP Inggris di Sirkuit Silverstone, akhir pekan lalu.

"Sejujurnya, saya tidak pernah menangis karena kemenangan, itu hanya keluar dari diri saya sendiri. Ini adalah perasaan yang sangat, sangat luar biasa dan saya sangat, sangat berterima kasih karenanya," ungkap Hamilton, dikutip dari laman resmi Formula 1, Selasa (9/7).

Pencapaian Hamilton di balapan kandangnya tersebut mengakhiri 945 hari puasa kemenangan, yang terakhir ia raih pada GP Arab Saudi 2021.

Baca juga : Usai Jadi Juara di GP Inggris, Lewis Hamilton Mengaku tidak Bisa Berhenti Menangis

Selain itu, kemenangan di GP Inggris sekaligus membuatnya menjadi pembalap tertua yang memenangkan balapan Grand Prix pada abad 21, dengan Hamilton yang menginjak usia 39 tahun 182 hari.

Rekor lain yang dipecahkan Hamilton adalah kemenangan terbanyak yang dibukukan oleh satu pembalap pada satu sirkuit. Pembalap Inggris itu melampaui rekor Michael Schumacher yang mencatatkan 8 kemenangan di Magny-Cours, Prancis.

Pencapaian lain bagi juara dunia 8 kali itu adalah meraih 15 podium di Silverstone, dengan 12 di antaranya ia dapatkan secara berturut-turut.

Baca juga : Cetak Rekor! Hamilton Kembali Menang di GP Inggris Silverstone

Bicara tentang podium, ini juga merupakan podium ke-199 bagi Hamilton di sepanjang kariernya, dengan 104 di antaranya adalah podium tertinggi.

Hamilton menilai, rangkaian pencapaiannya di balapan kandangnya kali ini terasa sangat spesial dan emosional karena ia turut didukung oleh orangtuanya, Anthony dan Carmen, insinyur sekaligus rekan lama Hamilton yakni Peter Bonnington, serta para penggemar yang memadati Silverstone kala itu.

"Meraih gelar juara untuk pertama kalinya terasa luar biasa, tapi kali ini terasa sangat sulit untuk menyerap (emosi) pada usia saya saat ini. Orangtua saya semakin tua, dan untuk dapat membagi pengalaman ini bersama mereka sangat luar biasa," ujarnya.

Baca juga : Duo Mercedes Terdepan di Kualifikasi GP Inggris

Lebih lanjut, Hamilton mengatakan ia juga merasa emosional karena ini merupakan musim terakhirnya bersama Mercedes, sebelum ia hengkang ke Ferrari musim depan.

"Mercedes telah mendukung saya sejak saya berusia 13 tahun, jadi, untuk bisa membagi momen ini bersama mereka juga sangat berarti," ujar Hamilton.

Ia pun mengungkapkan arti kemenangan ini bagi perjuangan mental yang ia alami selama periode panjang, saat ia belum mampu mengulangi kemenangan lagi selama hampir tiga tahun.

"Ada kalanya saya merasa upaya terbaik saya tidak cukup baik, dan merasa kecewa Saya pernah mengalaminya,} kata Hamilton.

"Pasti ada saat-saat pemikiran itu muncul, bahwa hal itu (kemenangan) tidak akan pernah terjadi lagi, sehingga perasaan ini muncul. Saya sangat bersyukur (bisa mendapatkannya lagi)," pungkasnya. (Ant/Z-1)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat