visitaaponce.com

Olimpiade Paris 2024 Atlet Panahan Indonesia Ingin Ukir Prestasi Seperti Tahun 1988

Olimpiade Paris 2024: Atlet Panahan Indonesia Ingin Ukir Prestasi Seperti Tahun 1988
Atlet panahan putra DKI Jakarta Yuki Widiyanto melepaskan anak panah pada babak kualifikasi panahan 30 meter nasional putra PON Papua di Lap(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

PENGURUS Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) secara resmi melepas kontingen atlet panahan Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Paris 2024.

Acara pelepasan berlangsung di GBK Arena Jakarta, pada Rabu (10/7) dipimpin oleh Ketua Umum PB Perpani, Arsjad Rasjid.

"Kita resmi melepas empat atlet panahan untuk bertanding di Olimpiade Paris 2024. Kami berharap para atlet kita dapat memberikan yang terbaik dan meraih medali Olimpiade," kata Arsjad, (10/7).

Baca juga : KTT ASEAN Digelar Besok, Menlu RI: Bahas Krisis Myanmar

Para atlet yang akan berkompetisi adalah Arif Dwi Pangestu, Diananda Choirunisa, Rezza Octavia, dan Syifa Nur Afifah Kamal. Mereka akan bertanding dalam empat kategori, yaitu Individu Putra, Individu Putri, Beregu Putri, dan Beregu Campuran,

"Ini adalah sesuatu yang sudah kita rindukan sejak terakhir kali cabang panahan Indonesia meraih medali pada Olimpiade 1988 silam. Kemenangan mereka adalah kemenangan untuk Indonesia," tutur Arsjad.

Lebih lanjut, Arsjad juga memastikan bahwa akan memberikan apresiasi terhadap atlet panahan Indonesia yang berhasil membawa pulang medali.

Baca juga : Tim DKI Dominasi Seleksi Timnas Kickboxing SEA Games 2021

"Kalau misalnya kita menang, pasti bonus. Bahwa kalau memang berprestasi kita akan memberikan intensif. Kalau untuk bonus, selain dari negara, dari PB Perpani juga demikian (memberikan bonus)," pungkasnya.

Rencananya, atlet-atlet panahan dari seluruh dunia akan berkumpul di Olimpiade Paris 2024 pada tanggal 25 Juli hingga 4 Agustus 2024 di Les Invalides Paris.

Sebanyak 128 pemanah (64 untuk setiap gender) akan berkompetisi di lima pertandingan, dengan tim beregu campuran kembali masuk dalam program Olimpiade untuk kedua kalinya.

Baca juga : PBSI Ajukan Perubahan Sistem Skor Pertandingan Kepada BWF

Manajer Tim Panahan Indonesia, Azis Armand mengatakan bahwa target yang dipasang bagi para atlet panahan Indonesia ialah menyamai capaian medali pada Olimpiade 1988 silam.

Sebagaimana diketahui, medali pertama olimpiade diraih dari cabang olahraga panahan yang didapatkan oleh tiga Srikandi, mereka ialah Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani dan Kusuma Wardhani yang memperoleh medali perak pada Olimpiade 1988 Korea Selatan.

"Bahwa targetnya kita adalah menyamai prestasi di tahun 1988 oleh yang kami banggakan, tiga Srikandi," kata Armand.

Baca juga : Kemenlu RI Sebut Polisi AS Selidiki Penyerangan pada 2 Remaja WNI

Selanjutnya, salah satu atlet panahan Indonesia, Diananda Choirunisa mengatakan pihaknya sama sekali tidak memiliki kendala dalam persiapan menuju Olimpiade Paris nanti.

"Kalau kendala enggak ada, jadi kita sekarang latihan juga dengan nuansa seperti di Paris. Jadi latihan juga dibuat semirip mungkin dengan venue di Paris. Jadi itu sangat membantu," kata Diananda.

Soal peluang, lanjut Dianada, Indonesia diyakini memiliki potensi untuk meraih medali di cabang olahraga panahan. Sebab menurutnya, tidak ada negara yang diunggulkan di cabang olahraga panahan.

"Karena, di panahan itu, enggak ada yang enggak mungkin. Jadi semua negara punya potensi yang sama dan saya yakin, Indonesia juga punya potensi yang sama dengan mereka," katanya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat