visitaaponce.com

UNY Terima Bantuan Hibah Truk Hino untuk Praktik Mahasiswa

UNY Terima Bantuan Hibah Truk Hino untuk Praktik Mahasiswa
Ilustrasi(Dok UNY)

GUNA membantu mahasiswa mendapatkan ilmu pengetahuan teknik otomotif, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Selasa (19/2) di menyerahkan satu unit truk Hino 300. Satu unit truk utuh ini diperuntukkan Departemen Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Serah terima dilakukan di Kampus UNY yang terletak di Jl. Colombo No.1, Karang Malang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilakukan langsung oleh Presiden Direktur HMSI, Takashi Muto kepada Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. AIFO selaku Rektor UNY.  

Presiden Direktur PT. Hino Motors Penjualan Indonesia, Takashi Muto mengungkapkan untuk menghasilkan tenaga-tenaga profesional bidang otomotif yang andal, diperlukan kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan.

"Melalui dukungan berupa unit truk Hino 300, kami berharap mahasiswa dapat langsung mengakses teknologi Hino, mengasah keterampilan, serta beradaptasi dengan standar industri yang sesungguhnya," kata Takashi Muto.

Ia menegaskan CSR yang Hino lakukan memiliki beberapa tujuan, antara lain untuk memperluas wawasan dan pemahaman mahasiswa serta calon guru otomotif terkait teknologi yang diterapkan pada kendaraan Hino.  Dukungan ini ujarnya, selaras dengan program Hino Indonesia Partnership School (HIPS), di mana Hino secara aktif menjalin kerja sama dengan SMK-SMK di seluruh Indonesia guna mencetak teknisi-teknisi andal yang siap terjun ke dunia industri. 

"Melalui penyerahan unit Hino 300 ini diharapkan dapat memperkuat kurikulum serta mengoptimalkan proses pembelajaran di Departemen Pendidikan Teknik Otomotif UNY," katanya.

Sementara Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Sumaryanto mengatakan, kepada para mahasiswanya, Universitas Negeri Yogyajartaterus memberikan pengetahuan dan ketrampilan otomotif dan termasuk pula terhadap perkembangan teknologi otomotif komersial. Harapannya, kata Rektor lulusannya nanti siap menghadapi karir masa depan mereka baik sebagai pendidik ataupun kerja di industri. 

"Semboyan kami adalah jayalah lembaganya, sejahtera warganya, termasuk mitranya, dalam hal ini adalah Hino Indonesia," ungkap Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. AIFO.

HCGA-CARMD Division Head of PT HMSI, Erwin Walesa menambahkan, hibah berupa truk ke dunia pendudukan sudah sering dilakukan. Namun untuk hibah truk utuh kepada perguruan tinggi baru yang pertama dilakukan. "Sebelumnya, biasanya berupa mesin," katanya.

Menurut Erwin tujuannya adalah CSR, dan sebagai alat peraga bagi pendidikan otomotif. "Ini bukan yang pertama diberikan, di Yogyakarta bahkan UNY merupakan lembaga pendidikan keempat yang menerima hibah dari kami. Namun yang berupa unit truk, UNY adalah perguruan tinggi pertama," katanya.

Ditegaskan, UNY sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan pula guru-guru SMK, bisa belajar langsung ke unitnya langsung terkait dengan kendaraan berat terutama keluaran Hino. Dikatakan, dengan memberikan unit maka para mahasiswa ini akan mempelajari kendaraan secara utuh, bukan hanya per bagian. 

Hal ini, ujarnya juga sesuai dengan arahan Presiden Direktur PT HMSI. Ia menambahkan unit utuh itu sebelumnya hanya diajarkan dalam proses pendidikan internal perusahaan namun kini kemudian diberikan pula kepada dunia pendidikan di luar perusahaan.

Ke depan, jelasnya, orang pengguna kendaraan penumpang (passanger) akan beralih ke EV (electric vihicle), sedangkan angkutan barang masih akan mengandalkan kendaraan bermesin bakar khususnya diesel gasoline. 

Karena itu dengan hibah kendaraan yang bermesin diesel ini para mahasiswa dapat mempelajari lebih rinci dan mempersiapkan diri sebagai tenaga-tenaga kependidikan yang akan mendidik siswa untuk menangani kendaraan berat.

Ia membenarkan, teknologi pada truk diesel yang diserahkan ke UNY ini masih menggunakan teknologi Euro-2. Dengan demikian, lanjutnya, dihadapkan para mahasiswa ini dapat mempelajari hal yang lebih mendasar sebelum mereka memperlajari teknologi yang lebih tinggi. "Di jalanan masih banyak kendaraan-kendaraan yang bestandar Euro-2 dan masih akan lama meningkat ke teknologi yang lebih baru," katanya. 

Dengan demikian, katanya, ketika para mahasiswa ini lulus dan menjadi guru SMK, mereka memiliki dasar pengetahuan yang cukup dan mengetahui perkembangannya secara nyata melalui peraga yang tersedia, bukan sekadar teoritis.

Harapan lain, ujarnya, para mahasiswa ini ketika berkiprah di dunia industri akan mampu mengikuti perkembangan bagaimana tuntutan yang sesuai dengan permintaan masyarakat bdan sesuai dengan regulasi yang diterapkan.

Erwin mengungkap pula, ke depan ingin ada riset bersama antara PT HMSI dengan UNY yang terkait dengan pengembangan produk dan teknologi.
Penyerapan lulusan UNY di PT HMSI? Erwin menyebutkan saat ini ada 31 orang. Hino, ujarnya juga membuka kesempatan bagi kalangan pelajar/mahasiswa yang akan mengikuti magang di perusahaan ini. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat