visitaaponce.com

Publik MK Harus Adil dalam Putusan Sengketa Pilpres

Publik: MK Harus Adil dalam Putusan Sengketa Pilpres
Massa berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.(MI)

Massa berkumpul di kawasan Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, untuk mengawal jalannya putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Senin (21/3). Mereka berharap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mencerminkan keadilan.

Ketua Dewan Pembina Relawan Anies P-24 Sumatra Utara Hasrul Hasan (55) yang datang dari Medan mengatakan putusan MK bisa melahirkan Pemilu yang bebas, jujur dan adil.

"Karena, kami melihat bahwa Pemilu 2024 ini adalah Pemilu terburuk sepanjang NKRI. Kita sama-sama lihat pelanggaran yang benar-benar terbuka dan betul-betul secara jelas prinsip-prinsip Pemilu bersih, jujur, dan adil itu sama sekali dikangkangi dan tidak diperhatikan," ujar Hasrul di Jakarta, Senin.

Baca juga : Jelang Putusan Sengketa Pilpres, Anies Baswedan Yakin Hakim MK Beri Putusan Adil

Hal serupa diserukan ibu rumah tangga dari Mataram, Lombok, NTB Sovia (50) yang berharap Keputusan MK tidak diintervensi siapapun.

"MK berdiri tegak sesuai konstitusi, sehingga dalam memutuskan Pemilu saat ini, MK bisa bertindak adil, jujur, tegas, dan menghasilkan putusan yang sesuai kenyataan," tuturnya.

Menurutnya, bukti-bukti yang sudah dibawa para pemohon baik dari Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1 maupun 3 sudah kuat untuk dijadikan dasar putusan.

Baca juga : Jelang Pembacaan Hasil Sengketa Pilpres, Wapres Maruf Amin: Hormati Putusan MK

"Dan sangat banyak sekali, hingga berjumlah ratusan yang sudah disetorkan kepada MK, bukti nyata yang tanpa ada rekayasa apapun," imbuh Sovia.

Sementara itu, Relawan Paslon AMIN asal Lampung Ratna Dewi (59) mengatakan kecurangan yang sangat terlihat harus diadili di MK. Kehadiran massa di Patung Kuda, jelas Ratna, adalah untuk kepentingan anak bangsa.

"Kami memikirkan masa depan kami anak-anak kami. Kami yang sudah tua ini tahu besok mau mati, tapi siapa yang bela anak-anak kami, siapa yang memperbaiki negeri ini, kalau bukan kami," tandasnya. (Z-11)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat