visitaaponce.com

Puja-Puji Dunia untuk Pencetak Gol Termuda Euro Lamine Yamal

Puja-Puji Dunia untuk Pencetak Gol Termuda Euro Lamine Yamal
Penyerang muda Timnas Spanyol Lamine Yamal(Instagram/Sefutbol)

Spanyol melaju ke final Euro 2024 seusai menyingkirkan Prancis dengan skor 2-1 pada laga semifinal di Allianz Arena, Meunchen, Rabu (10/7). Remaja La Roja Lamine Yamal tampil sebagai bintang dan pelatih Luis De La Fuente yakin sang pemain akan menjadi masa depan Timnas Spanyol.

Yamal menorehkan satu gol cemerlang pada laga tersebut. Saat Spanyol tertinggal 0-1, penyerang berusia 16 tahun itu melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang tidak bisa dihalau Maignan. Pada usia 16 tahun dan 362 hari, Yamal menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam sejarah turnamen Euro.

"Kami melihat sentuhan jenius. Kami harus menjaganya. Saya ingin dia bekerja dengan kerendahan hati yang sama dan tetap membumi, untuk terus belajar," ujar pelatih Spanyol Luis de la Fuente tentang gol Yamal dikutip dari BBC.

Baca juga : Lamine Yamal Balas Kritik Pemain Prancis dengan Gaya

Gol Yamal membuat para penonton terkagum-kagum. Para suporter di Allianz Arena terkesima saat gol diputar ulang dalam gerakan lambat. Tertinggal satu gol di semifinal turnamen besar menjadi momen yang penuh tekanan. Namun, Yamal seolah-olah bisa mengatasinya dengan mudah.

Sepanjang laga Yamal tidak pernah menunjukkan tanda-tanda kegugupan. Dia membawa kepercayaan diri dalam penampilannya.

"Sejujurnya, dia tampak seperti pemain yang jauh lebih berpengalaman. Saya merayakan kehadirannya di tim kami. Kami mengandalkannya dan mudah-mudahan kami bisa menikmatinya selama bertahun-tahun mendatang," ucap Fuente.

Baca juga : Spanyol Kembali ke Final Euro setelah Melempem 12 Tahun

Mantan striker Inggris Gary Lineker menyebut Yamal menjadi seorang bintang masa depan yang telah lahir di Piala Eropa 2024.

Mantan striker Inggris lainnya Alan Shearer menyebut Yamal telah menjadi pusat pembicaraan sepanjang turnamen. Di usianya yang masih sangat muda, kata Shearer, yang dilakukan Yamal sangat luar biasa.

Di laga Spanyol vs Prancis, La Roja tertinggal lebih dulu setelah Randal Kolo Muani menyundul umpan silang Kylian Mbappe pada menit kesembilan.

Spanyol membalikkan keadaan dalam waktu empat menit mampu mencetak dua gol. Yamal, yang akan berusia 17 tahun sehari sebelum laga final nanti, menyamakan kedudukan pada menit ke-21.

Spanyol kemudian memimpin pada menit ke-25 berkat sepakan keraa Dani Olmo. Hingga laga berakhir tak ada tambahan gol tercipta. (Z-11)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat