visitaaponce.com

Keunggulan GPU atas CPU untuk Aplikasi AI

Keunggulan GPU atas CPU untuk Aplikasi AI
Ilustrasi.(Freepik)

GPU (graphic processing unit) memainkan peran penting dalam menjalankan aplikasi AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan). Dibandingkan dengan CPU (central processing unit) tradisional, GPU menawarkan beberapa keunggulan utama. 

"GPU secara signifikan mempercepat tugas-tugas seperti rendering grafis dan machine learning. Ini menjadikannya ideal untuk aplikasi AI yang membutuhkan pemrosesan data intensif," ujar Bayu Hanantasena, Presiden Direktur & CEO Lintasarta.

Arsitektur GPU dirancang untuk menangani pemrosesan paralel secara efisien, sehingga penggunaan daya lebih optimal untuk menjalankan komputasi AI. GPU juga memungkinkan pengelolaan kumpulan data berukuran besar yang sering dibutuhkan dalam pengembangan model AI canggih.

Baca juga : Melawan Tiruan AI: Seniman Ambil Langkah dengan Perangkat Lunak Glaze dan Kudurru

Karena itu, perusahaan information and communication technology (ICT) Indonesia dan anak perusahaan di bawah naungan grup Indosat Ooredoo Hutchison tersebut menggandeng raksasa teknologi cip Amerika Serikat, Nvidia, terkait produk AI cloud bertajuk Deka GPU. Deka GPU ialah infrastruktur cloud computing revolusioner yang memanfaatkan kekuatan GPU untuk mendukung akselerasi pengembangan dan penerapan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

"Peresmian kemitraan dengan Nvidia merupakan komitmen kami untuk menyediakan infrastruktur yang kuat dan dapat diandalkan untuk mendukung inovasi AI di Indonesia. Dengan infrastruktur ini, perusahaan dan organisasi dapat memanfaatkan kekuatan AI untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keunggulan kompetitif mereka."

Deka GPU dibangun di atas fondasi produk Cloudeka yang berpengalaman lebih dari 10 tahun menghadirkan solusi ICT di Indonesia, tetapi menggunakan produk Nvidia GPU H100 terbaru. Produk Nvidia terbaru ini ialah SuperNIC Nvidia BlueField-3 yang berfungsi memberikan performa jaringan optimal. 

Deka GPU juga didukung dengan teknologi GPUDirect untuk akses penyimpanan langsung, sehingga memberikan akselerasi proses lebih tinggi dibandingkan produk-produk sejenis lain. Dengan opsi pembayaran per jam dan skalabilitas yang tinggi, Deka GPU menawarkan efisiensi biaya dan fleksibilitas penggunaan serta dikelola penuh dengan pemantauan 24/7 untuk memastikan kelancaran operasi pengguna.

"Deka GPU kini tersedia dalam tiga opsi layanan yaitu IaaS (Infrastructure as a Service), PaaS (Platform as a Service), dan BareMetal," papar Vikram Sinha, Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo Hutchison.  Sedangkan data center untuk Deka GPU berlokasi di Indonesia punya kapasitas besar yang dapat menampung hingga 5.000 GPU, daya sebesar 12 megawatt, dan luas total tanah mencapai 85.000 meter persegi untuk mendukung pertumbuhan dan kedaulatan AI di Indonesia. (Z-2)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Wisnu

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat