visitaaponce.com

Pemkot Semarang Waspadai Penyebaran Cacar Monyet

Pemkot Semarang Waspadai Penyebaran Cacar Monyet
Pasien cacar monyet di Lima, Peru.(AFP/ERNESTO BENAVIDES)

KOTA Semarang hingga saat ini masih aman dari kasus cacar monyet (monkeypox). Di beberapa rumah sakit maupun puskesmas belum ada laporan penderita terkena wabah tersebut. Namun, kasus cacar monyet tetap mendapat perhatian.

Melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang, sosialisasi terhadap bahaya cacar monyet terus dilakukan agar warga di ibu kota Jawa Tengah juga mewaspadai gejala yang mungkin muncul seperti demam, menggigil, sakit kepala, mengalami kelainan kulit di ketiak dan lipatan tubuh lainnya serta pembengkakan pada limpa.

"Kita minta warga waspada jika menemukan gejala tersebut, karena penularan cacar monyet dapat terjadi saat kulit beremu kulit termasuk hubungan seksual," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.

Baca juga: 

Hubungan Seks Berisiko Tingkatkan Potensi Penularan Cacar Monyet

Cacar Monyet bukan Penyakit Khusus bagi Kelompok Tertentu

Jika dirasakan menemukan kelainan pada kulit, lanjut Abdul, sebaiknya jaga jarak dengan orang lain dan segera memeriksakan diri ke dokter. "Salah satunya cara lain ialah dengan rajin cuci tangan," imbuhnya.

Pemerintah Kota Semarang juga akan melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) untuk mendeteksi virus cacar monyet. Jika ditemukan ada yang tertular akan segera dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang. (Z-6)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat