visitaaponce.com

Hanya Ada saat Ramadan, Ini Keunikan Pasar Wadai di Kalimantan Selatan

Hanya Ada saat Ramadan, Ini Keunikan Pasar Wadai di Kalimantan Selatan
Pasar Wadai Ramadan menghadirkan sejumlah kuliner tradisional langka khas Kalimantan.(MI/Denny Susanto)

GUBERNUR Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyampaikan, penyelenggaraan pasar wadai (kue) Ramadan merupakan bagian dari pelestarian budaya daerah.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan pasar wadai Ramadan 1444 H atau 2023 di Jalan Sudirman atau depan Siring Sungai Martapura di Banjarmasin, Kamis (23/3).

Sahbirin mengatakan, beragam kuliner khas dari warisan budaya daerah, khususnya kuliner khas Banjar yang langka, tersaji di pasar Ramadan ini. "Yang jarang ada, kecuali di bulan Ramadan," tuturnya.

Baca juga : Menu Buka Puasa Cek, Resep Sapo Tahu Saus Tiram

Kuliner Langka

Beragam kue khas Banjar untuk berbuka puasa yang hanya muncul banyak di saat Ramadan di antaranya, bingka, amparan tatak, sari muka, sari pangantenan dan kakaraba.

Gubernur yang lebih akrab disapa Paman Birin tersebut mengatakan, untuk pasar wadai Ramadan yang dibangun pemerintah provinsi secara gratis untuk ditempati para pedagang ini sebagai upaya melestarikan budaya di provinsi ini yang sudah puluhan tahun digelar setiap bulan Ramadan. "Penyediaan stan pasar Ramadan gratis, bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Adanya pasar wadai Ramadan ini, ungkap gubernur, tentunya sangat ditunggu-tunggu masyarakat Kota Banjarmasin dan sekitarnya, setelah kegiatan serupa terbatasi pada Ramadhan sebelumnya karena kondisi pandemi COVID-19 dua tahun terakhir.

Baca juga : Meriahkan Kebersamaan dalam Ramadan di Mercure Serpong Alam Sutera

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai mengatakan, terdapat 105 stand di pasar wadai Ramadan 1444 H yang dibangun pemerintah provinsi.

Menurutnya, semua stand terpenuhi dengan aneka produk kue, makanan, minuman, jajanan khas Banjar, ditambah stan khusus oleh koperasi untuk pengendalian inflasi.

"Jadi ada juga stand untuk menjual kebutuhan pokok khususnya yang mengalami inflasi, seperti gula, telur dan lainnya dengan harga murah," tutupnya. (Ant/Z-4)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zubaedah Hanum

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat