visitaaponce.com

Delta Dunia Group Tingkatkan Keterampilan Siswa SMK Lewat Program Pelatihan

Delta Dunia Group Tingkatkan Keterampilan Siswa SMK Lewat Program Pelatihan
Penandatanganan perjanjia kerja sama Program Bisa Mandiri di Surakarta, Jateng, Kamis (25/5).(Ist)

PT. Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group), melalui anak usahanya, PT. BISA Ruang Nuswantara (BIRU), Kamis (25/5), meresmikan kerja sama program pelatihan dan kewirausahaan dengan lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Tengah disaksikan Pemerintah Daerah Surakarta.

Melalui produk BISA Ruang Vokasi (BRV) yang fokus pada praktik kerja, serta produk Karya BISA (KRB) dengan fokus kewirausahaan.

BIRU berkomitmen secara jangka panjang untuk meningkatkan pengetahuan akademis, keterampilan, serta karakter siswa SMK yang dibutuhkan industri pertambangan dan dunia usaha, secara khusus, dan pembangunan generasi masa depan Indonesia, secara umum. U

Baca juga2022 Jadi Tahun Terbaik Kinerja PT. Delta Dunia Makmur Tbk

Untuk memperkuat eksistensi BIRU di Jawa Tengah, BIRU bekerja sama dengan lima SMK yaitu, SMKN 1 Klego (Boyolali), SMK Kristen Pedan (Klaten), SMK Pancasila (Solo), SMK Warga (Solo), dan SMK Tunas Harapan Pati (Pati).

Pada gelombang pertama produk BRV dan KRB di 5 SMK tersebut, BIRU memberikan pelatihan kepada total 150 siswa siswi SMK selama 1 tahun.

Penyerapan Tenaga Kerja Lulusan SMK

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta, Drs. Teguh Prakosa, mengatakan “Penyerapan tenaga kerja bagi alumni SMK berarti tidak hanya menciptakan pendapatan bagi alumni SMK, tapi juga membantu perekonomian daerah."

"Peran inilah yang membuat SMK menjadi sektor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Di sisi lain, pendidikan SMK merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas SDM, untuk itu SMK harus mampu menghasilkan lulusan yang bermutu dan siap kerja," jelasnya.

Baca juga: Delta Dunia Makmur Catatkan Total Pendapatan USD1,554 Miliar dan Naik 71%

"Saya mengucapkan selamat atas diluncurkannya platform pembelajaran berbasis industri, semoga mampu membawa dampak positif untuk kemaslahatan bersama," ujar Teguh.

"Sudah seharusnya dunia usaha maupun industri dapat bekerja sama dengan membantu sarana dan prasarana yang memadai bagi SMK," jelasnya.

Pengembangan dan Pelatihan Berbasis Industri

"Terima kasih kepada BIRU yang menjadi mitra, sudah memberikan kontribusi nyata, salah satunya melalui produk BISA Ruang Vokasi yang menjadi pengembangan dan pelatihan berbasis industri ini," tambah Teguh.

Komisaris BIRU Dian Andyasuri, mengatakan, “BIRU, yang didirikan Delta Dunia Group di 2023 telah menjadi anak perusahaan sosial inovatif yang berfokus pada pendidikan vokasional, pengelolaan limbah, dan daur ulang."

"Lahirnya BIRU merupakan komitmen jangka panjang Delta Dunia Group terhadap inisiatif environment, social, and governance (ESG) yang tidak terpisahkan dari operasional perusahaan," ucapnya.

Baca juga; Delta Dunia Makmur Umumkan Pembaruan Kontrak dengan Australia Senilai AU$550 Juta

"BIRU memiliki dua produk unggulan yakni, BISA Ruang Vokasi (BRV) dan Karya BISA (KRB) yang keduanya berfokus pada pengembangan pelatihan berbasis industri dan kewirausahaan," ujar Dian.

"Kami berkomitmen untuk terus memperluas produk ini dan bekerja sama dengan sebanyak mungkin SMK di seluruh Indonesia," katanya.

"Tentunya, kami juga akan terus bersinergi dengan berbagai instansi pemerintah terkait serta industri lokal multi sektor untuk mencapai tujuan tersebut,” jelas Dian.

BRV merupakan produk pelatihan kompetensi berbasis industri yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan lulusan SMK agar sesuai dengan kebutuhan industri.

KRB mendorong kolaborasi pembuatan produk alat-alat industri sesuai standar, seperti palu Alugoro dan controller Pasopati.

Hasil penjualan produk industri KRB mensubsidi pembiayaan program BRV, sehingga memberikan akses pembelajaran yang lebih luas dan terjangkau.

Penandatangan kerja sama dengan SMK di Jawa Tengah kali ini adalah perluasan produk BRV dan KRB yang sudah dilaksanakan sejak 2018.

Baca juga: Puan Maharani: Pemerintah Harus Jembatani Lulusan SMK dengan Pelaku Industri

Hingga saat ini, BRV telah bekerja sama dengan 23 SMK dan KRB telah bekerja sama dengan 4 SMK.

BIRU menargetkan program-programnya akan mencakup 44.000 peserta didik, 2.500 penerima beasiswa, dan 2.000 peserta pengembangan kompetensi guru hingga 2027 mendatang.

Direktur Utama BIRU, Kristiyanto Widiyawan, mengatakan “Kedua produk kami merupakan bentuk kontribusi BIRU terhadap program pemenuhan tenaga kerja terampil yang siap diserap industri dan melatih siswa menjadi wirausahawan."

"BIRU menjadi salah satu solusi yang mengoptimalkan link and match antara dunia pendidikan dan industri," katanya.

"Saat ini BIRU telah berkolaborasi dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama, Yayasan Darma Bakti Berau (PT Berau Coal), Ithaca, Universitas Sebelas Maret (UNS), serta pelaku industri kecil menengah (UKM). Sinergi yang optimal dalam ekosistem ini akan membuka akses lebih luas bagi siswa SMK,” papar Kristiyanto. (RO/S-4)

 

 

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat